Lompat ke konten

Kalkulator Rasio Keuangan

Masukkan angka dari neraca dan laporan laba rugi, dan dapatkan rasio standar dalam lima kelompok — likuiditas, solvabilitas, efisiensi, profitabilitas, dan pasar — masing-masing dengan rumusnya dan dasar yang digunakan (saldo rata-rata atau akhir). Isi hanya yang Anda miliki; sisanya menampilkan tanda strip. Gratis, tanpa perlu mendaftar.

Angka laporan keuangan Anda

Setiap kolom bersifat opsional. Setiap rasio muncul begitu angka yang dibutuhkannya diisi; yang lain menampilkan tanda strip. Contohnya adalah perusahaan fiktif.

Neraca — akhir periode

Neraca — awal periode (untuk rata-rata)

Laporan laba rugi — untuk periode

Data saham (opsional)

Saldo rata-rata = (awal + akhir) ÷ 2. Tanpa angka awal, saldo akhir yang digunakan. Seluruh pendapatan diperlakukan sebagai penjualan kredit. Buku teks berbeda dalam hal saldo rata-rata versus saldo akhir, sehingga kolom rumus menyebutkan dasar yang digunakan.

Rasio

Likuiditas

Dapatkah bisnis memenuhi kewajiban jangka pendeknya?

RasioRumusNilai
Rasio lancarAset lancar ÷ liabilitas lancar2,00
Rasio cepat (acid-test)(Kas + investasi jangka pendek + piutang) ÷ liabilitas lancar1,15
Rasio cepat, alternatif(Aset lancar − persediaan) ÷ liabilitas lancar1,23
Rasio kas(Kas + investasi jangka pendek) ÷ liabilitas lancar0,58
Modal kerjaAset lancar − liabilitas lancarUS$260.000,00

Solvabilitas (leverage)

Seberapa besar yang dibiayai utang, dan dapatkah bisnis menanggung bunganya?

RasioRumusNilai
Utang terhadap ekuitasTotal liabilitas ÷ ekuitas pemegang saham1,19
Rasio utangTotal liabilitas ÷ total aset0,54
Pengganda ekuitasTotal aset ÷ ekuitas pemegang saham2,19
Utang terhadap ekuitas, hanya utang berbungaUtang berbunga ÷ ekuitas pemegang saham0,66
Kelipatan laba atas bungaLaba operasi (EBIT) ÷ beban bunga6,33

Efisiensi (aktivitas)

Seberapa cepat bisnis mengubah aset menjadi penjualan dan kas?

RasioRumusNilai
Perputaran total asetPendapatan ÷ total aset rata-rata1,33
Perputaran piutangPendapatan ÷ piutang usaha rata-rata12,86
Hari penjualan belum tertagih (DSO)365 ÷ perputaran piutang28,4
Perputaran persediaanHarga pokok penjualan ÷ persediaan rata-rata5,79
Hari persediaan (DIO)365 ÷ perputaran persediaan63
Perputaran utang usahaHarga pokok penjualan ÷ utang usaha rata-rata10,48
Hari utang usaha (DPO)365 ÷ perputaran utang usaha34,8
Siklus konversi kas (hari)Hari persediaan + hari penjualan − hari utang usaha56,6

Profitabilitas

Seberapa besar laba yang diperoleh dari penjualan, aset, dan ekuitas?

RasioRumusNilai
Margin laba kotor(Pendapatan − harga pokok penjualan) ÷ pendapatan38,89%
Margin laba operasiLaba operasi ÷ pendapatan10,56%
Margin laba bersihLaba bersih ÷ pendapatan6,67%
Imbal hasil aset (ROA)Laba bersih ÷ total aset rata-rata8,89%
Imbal hasil ekuitas (ROE)Laba bersih ÷ ekuitas pemegang saham rata-rata19,35%

Pasar

Bagaimana harga pasar dibandingkan dengan laba dan nilai buku?

RasioRumusNilai
Laba per saham (EPS)Laba bersih ÷ saham beredarUS$2,40
Rasio harga terhadap laba (P/E)Harga saham ÷ EPS10,00
Dividen per sahamTotal dividen ÷ saham beredarUS$0,72
Imbal hasil dividenDividen per saham ÷ harga saham3%
Rasio pembayaran dividenTotal dividen ÷ laba bersih30%
Nilai buku per sahamEkuitas pemegang saham ÷ saham beredarUS$12,80
Rasio harga terhadap nilai buku (P/B)Harga saham ÷ nilai buku per saham1,88
Kapitalisasi pasarHarga saham × saham beredarUS$1.200.000,00

Rincian DuPont untuk ROE

ROE = margin laba bersih × perputaran aset × pengganda ekuitas = 6,67% × 1,3333 × 2,1774 = 19,35%

Cara Menggunakan Kalkulator Rasio Keuangan

  1. 1. Masukkan angka neraca. Gunakan saldo akhir periode: kas, piutang, persediaan, aset lancar, total aset, utang usaha, liabilitas lancar dan total liabilitas, utang berbunga, dan ekuitas. Lewati yang tidak Anda miliki; rasio yang membutuhkannya akan menampilkan tanda strip.
  2. 2. Tambahkan saldo awal untuk rata-rata. Rasio perputaran dan imbal hasil lebih bermakna dengan saldo rata-rata, (awal + akhir) ÷ 2. Hilangkan centang pada kotak untuk memakai saldo akhir saja, seperti yang dilakukan sebagian buku teks.
  3. 3. Masukkan laporan laba rugi. Pendapatan, harga pokok penjualan, laba operasi (EBIT), beban bunga, dan laba bersih untuk periode yang sama.
  4. 4. Tambahkan data saham jika ingin rasio pasar. Harga saham, jumlah saham beredar, dan total dividen menghasilkan EPS, P/E, imbal hasil, rasio pembayaran, dan harga terhadap nilai buku.
  5. 5. Baca tabelnya. Rasio dikelompokkan menurut apa yang diujinya, dengan rumus di sebelah setiap nilai, sehingga Anda dapat melihat dasar mana yang digunakan.

Lima Kelompok Rasio

  • Likuiditas — dapatkah bisnis memenuhi kewajiban jangka pendeknya? Rasio lancar membandingkan seluruh aset lancar dengan liabilitas lancar; rasio cepat (acid-test) mengeluarkan persediaan dan aset lambat lainnya; rasio kas adalah yang paling ketat.
  • Solvabilitas — seberapa besar yang dibiayai utang, dan dapatkah bisnis menanggung bunganya? Utang terhadap ekuitas, rasio utang, pengganda ekuitas, dan kelipatan laba atas bunga (EBIT ÷ bunga) semuanya menilai leverage.
  • Efisiensi — seberapa cepat aset berubah menjadi penjualan dan kas. Rasio perputaran membagi suatu arus (pendapatan atau harga pokok penjualan) dengan suatu saldo; membagi jumlah hari dalam setahun dengan perputaran menghasilkan hari penjualan, hari persediaan, dan hari utang usaha. Hari persediaan + hari penjualan − hari utang usaha adalah siklus konversi kas.
  • Profitabilitas — margin laba kotor, operasi, dan bersih mengukur laba per satuan pendapatan; imbal hasil aset dan imbal hasil ekuitas mengukur laba terhadap apa yang digunakan bisnis.
  • Pasar — laba per saham, rasio harga terhadap laba, imbal hasil dividen, rasio pembayaran, nilai buku per saham, dan harga terhadap nilai buku menghubungkan harga saham dengan laporan keuangan.

Di Mana Buku Teks Berbeda

Tidak ada definisi hukum tunggal untuk sebagian besar rasio, jadi periksa versi mana yang dipakai mata kuliah atau analis Anda. Kalkulator ini menyebutkan pilihannya di kolom rumus.

  • Saldo rata-rata versus saldo akhir. Pendapatan mencakup satu tahun penuh, sehingga membaginya dengan piutang atau aset rata-rata membuat perbandingan antarperiode sejalan. Sebagian buku teks dan penyedia data memakai saldo akhir demi kesederhanaan. Kotak centang mengganti setiap rasio perputaran dan imbal hasil sekaligus.
  • Rasio cepat. Bentuk konservatif hanya menjumlahkan kas, investasi jangka pendek, dan piutang. Bentuk pintasan mengurangi persediaan dari aset lancar, sehingga beban dibayar di muka tetap ikut dihitung. Keduanya ditampilkan.
  • Utang terhadap ekuitas. Banyak buku teks memakai total liabilitas ÷ ekuitas; analis sering hanya memakai utang berbunga. Kedua baris ditampilkan.
  • Hari dalam setahun. 365 adalah standar; sebagian memakai 360. Penjualan kredit jarang diungkapkan, sehingga seluruh pendapatan diperlakukan sebagai penjualan kredit.

Contoh Kasus

Perusahaan contoh memiliki aset lancar 520.000 terhadap liabilitas lancar 260.000, rasio lancar 2,00; dengan kas 120.000, investasi jangka pendek 30.000, dan piutang 150.000, rasio cepatnya adalah 300.000 ÷ 260.000 = 1,15. Total liabilitas 760.000 terhadap ekuitas 640.000 memberi rasio utang terhadap ekuitas 1,19, dan EBIT 190.000 menutupi bunga 30.000 sebanyak 6,33 kali.

Pendapatan 1.800.000 atas aset rata-rata 1.350.000 memberi perputaran aset 1,33. Piutang rata-rata 140.000 berputar 12,86 kali, sehingga pelanggan membayar dalam 28,4 hari; persediaan rata-rata 190.000 terhadap harga pokok penjualan 1.100.000 berputar 5,79 kali, atau 63,0 hari; dan utang usaha rata-rata 105.000 dibayar dalam 34,8 hari. Siklus konversi kas adalah 28,4 + 63,0 − 34,8 = 56,6 hari.

Laba bersih 120.000 adalah margin laba bersih 6,67%, imbal hasil aset rata-rata 8,89%, dan imbal hasil ekuitas rata-rata 19,35%. Identitas DuPont memecah ROE tersebut menjadi 6,67% × 1,3333 × 2,1774 (aset rata-rata ÷ ekuitas rata-rata). Dengan saldo akhir, ROE justru 18,75%, yang menunjukkan betapa besar pengaruh pilihan dasar terhadap sebuah rasio. Dengan harga saham 24 dan 50.000 saham, EPS adalah 2,40, rasio P/E 10,0, dan dividen 36.000 memberi rasio pembayaran 30% dan imbal hasil 3%.

Rasio adalah perbandingan, bukan vonis

Sebuah rasio hampir tidak bermakna sendirian. Bandingkan dengan periode sebelumnya dari perusahaan yang sama dan dengan perusahaan di industri yang sama: rasio lancar yang nyaman bagi peritel bisa tipis bagi produsen. Kalkulator ini untuk belajar dan pemeriksaan cepat, dan bukan saran investasi atau kredit.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa rasio lancar yang baik?
Rasio lancar antara 1,5 dan 2 sering disebut sehat, tetapi tingkat yang tepat bergantung pada industrinya. Di bawah 1 berarti liabilitas lancar melebihi aset lancar; rasio yang sangat tinggi bisa berarti kas atau persediaan menganggur. Bandingkan dengan pesaing di industri dan tren perusahaan itu sendiri.
Apa perbedaan rasio lancar dan rasio cepat?
Rasio lancar menghitung seluruh aset lancar. Rasio cepat mengeluarkan persediaan (dan, dalam versi yang lebih ketat, barang yang dibayar di muka), karena persediaan bisa membutuhkan waktu untuk terjual. Rasio ini menunjukkan apakah bisnis dapat melunasi utang jangka pendeknya tanpa menjual stok.
Bagaimana cara menghitung imbal hasil ekuitas?
Laba bersih dibagi ekuitas pemegang saham, biasanya ekuitas rata-rata: (awal + akhir) ÷ 2. Laba bersih 120.000 atas ekuitas rata-rata 620.000 adalah ROE 19,35%. Identitas DuPont memecahnya menjadi margin laba bersih × perputaran aset × pengganda ekuitas.
Haruskah saya memakai saldo rata-rata atau saldo akhir?
Saldo rata-rata lebih disarankan ketika saldo banyak berubah selama tahun, karena arus seperti pendapatan terkumpul sepanjang periode. Saldo akhir lebih sederhana dan dipakai di banyak buku teks. Gunakan yang dipakai mata kuliah atau data pembanding Anda, dan gunakan secara konsisten.
Apa itu rasio utang terhadap ekuitas?
Total liabilitas dibagi ekuitas pemegang saham, ukuran seberapa besar bisnis dibiayai oleh kreditur dibanding pemiliknya. Sebagian analis hanya menghitung utang berbunga. Rasio 1,19 berarti liabilitas 1,19 kali ekuitas.
Apa itu siklus konversi kas?
Jumlah hari antara membayar pemasok dan menerima kas dari pelanggan: hari persediaan + hari penjualan belum tertagih − hari utang usaha. Siklus yang lebih pendek berarti lebih sedikit kas yang terikat dalam operasi.

Alat Terkait

Lainnya di Ekonomi, bisnis, dan keuangan