Lompat ke konten

Kalkulator Rasio

Tiga alat rasio dalam satu: sederhanakan rasio ke bentuk paling sederhana, skalakan naik atau turun untuk menemukan rasio yang setara, dan selesaikan proporsi dengan perkalian silang. Setiap hasil menampilkan cara perhitungan dengan angka Anda.

Sederhanakan rasio A:B

12 : 18 = 2 : 3

FPB(12, 18) = 6

12 ÷ 6 = 2

18 ÷ 6 = 3

Rasio yang disederhanakan: 2 : 3

Rasio setara — skalakan A:B dengan pengali

2 : 3 = 10 : 15

2 × 5 = 10

3 × 5 = 15

Kedua sisi dikalikan dengan 5, sehingga rasionya tetap sama.

PengaliRasio setara
×24 : 6
×36 : 9
×48 : 12
×1020 : 30

Selesaikan proporsi A:B = C:x

x = 12

2 : 3 = 8 : x

Perkalian silang: 2 × x = 3 × 8

2 × x = 24

x = 24 ÷ 2 = 12

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara menyederhanakan rasio?
Temukan faktor persekutuan terbesar (FPB) dari kedua angka dan bagi setiap sisi dengannya. Misalnya, 12:18 memiliki FPB 6, sehingga disederhanakan menjadi 2:3.
Apa itu rasio yang setara?
Rasio yang setara adalah rasio yang menyatakan hubungan yang sama setelah kedua sisi dikalikan atau dibagi dengan angka yang sama. 2:3, 4:6, dan 20:30 semuanya setara.
Bagaimana cara menyelesaikan proporsi seperti A:B = C:x?
Gunakan perkalian silang: A × x = B × C, sehingga x = (B × C) ÷ A. Misalnya, jika 2:3 = 8:x, maka x = (3 × 8) ÷ 2 = 12.
Bisakah rasio berisi desimal?
Bisa, tetapi rasio biasanya ditulis dengan bilangan bulat. Kalikan kedua sisi dengan pangkat 10 untuk menghilangkan desimal terlebih dahulu — 1,5:2 menjadi 15:20, yang disederhanakan menjadi 3:4. Bagian penyederhanaan alat ini bekerja dengan bilangan bulat.
Untuk apa rasio digunakan?
Rasio membandingkan dua kuantitas: bahan resep, skala peta, rasio aspek, mencampur cat atau beton, dan mengonversi antar satuan. Proporsi memungkinkan Anda menskalakan rasio yang diketahui ke situasi baru.

Alat Terkait