Kalkulator Korelasi
Hitung koefisien korelasi Pearson (r) antara dua variabel. Tempelkan nilai X dan Y Anda — secara terpisah atau berpasangan — dan dapatkan r, r², serta interpretasi kekuatan hubungan yang jujur, lengkap dengan penjabaran rumusnya.
Mode input data
0 nilai
0 nilai
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa itu koefisien korelasi Pearson?
- r Pearson mengukur kekuatan dan arah hubungan linear antara dua variabel. Nilainya berkisar dari −1 (korelasi negatif sempurna) melalui 0 (tidak ada hubungan linear) hingga +1 (korelasi positif sempurna). Dihitung sebagai jumlah hasil kali deviasi setiap pasangan dari rata-ratanya, dibagi akar kuadrat dari hasil kali jumlah kuadrat deviasi.
- Bagaimana cara menafsirkan kekuatan korelasi?
- Aturan praktis umum yang digunakan kalkulator ini: |r| 0,7 atau lebih adalah kuat, 0,4 hingga 0,69 sedang, 0,1 hingga 0,39 lemah, dan di bawah 0,1 dapat diabaikan. Batasan ini adalah konvensi, bukan hukum pasti — apa yang dianggap korelasi bermakna tergantung pada bidang Anda.
- Apa yang ditunjukkan oleh r²?
- r² (koefisien determinasi) adalah proporsi varians satu variabel yang berhubungan secara linear dengan variabel lainnya. r sebesar 0,8 menghasilkan r² = 0,64, artinya 64% variasi dibagikan antara kedua variabel.
- Apakah korelasi berarti satu variabel menyebabkan variabel lain?
- Tidak. Korelasi bukan sebab-akibat. Dua variabel bisa berkorelasi kuat karena satu menyebabkan yang lain, karena keduanya didorong oleh faktor ketiga, atau murni karena kebetulan. Koefisien korelasi saja tidak pernah bisa membuktikan hubungan sebab-akibat.
- Mengapa r Pearson bisa melewatkan hubungan yang sebenarnya ada?
- r Pearson hanya mengukur hubungan linear. Hubungan berbentuk U sempurna atau hubungan melengkung lainnya bisa menghasilkan r yang mendekati nol. r juga sensitif terhadap pencilan — satu pasangan ekstrem saja bisa membesarkan atau merusak koefisiennya. Selalu buat plot data Anda juga.
- Berapa banyak pasangan data yang saya butuhkan?
- Kalkulator membutuhkan setidaknya 3 pasang, dan daftar X serta Y harus berisi jumlah nilai yang sama. Secara statistik, korelasi dari sampel yang sangat kecil tidak stabil — dengan hanya beberapa pasangan, bahkan r yang besar bisa dengan mudah muncul secara kebetulan.