Lompat ke konten
← Kembali ke panduan

Cara Mengutip Makalah dan Prosiding Konferensi dalam Gaya Chicago

Makalah dan prosiding konferensi adalah sumber penelitian mutakhir yang berharga di berbagai disiplin akademik. Chicago Manual of Style (edisi ke-17) menyediakan format untuk prosiding yang diterbitkan, makalah konferensi yang tidak diterbitkan, dan presentasi yang diakses secara daring. Panduan ini mencakup sistem Notes-Bibliography (lebih disukai dalam humaniora) maupun Author-Date (digunakan dalam sains) untuk mengutip materi konferensi.

Memahami Kutipan Konferensi

Materi konferensi hadir dalam beberapa bentuk: makalah yang diterbitkan dalam volume prosiding resmi, makalah yang dipresentasikan tetapi tidak diterbitkan, abstrak dalam program konferensi, dan semakin banyak, presentasi yang dibagikan secara daring atau melalui repositori institusi. Format kutipan bervariasi berdasarkan status publikasi dan cara akses. Dalam sejarah, sejarah seni, dan sastra, Notes-Bibliography adalah standar. Dalam ilmu sosial dan sains alam, Author-Date lebih disukai.

Chicago Notes-Bibliography: Prosiding Konferensi

Format Dasar untuk Prosiding yang Diterbitkan

Catatan kaki/catatan akhir (rujukan pertama):

Nama Depan Nama Belakang, "Judul Makalah," in Judul Prosiding, ed. Nama Editor (Tempat: Penerbit, Tahun), Halaman.

Catatan singkat (rujukan berikutnya):

Nama Belakang, "Judul Singkat," Halaman.

Entri bibliografi:

Nama Belakang, Nama Depan. "Judul Makalah." In Judul Prosiding, edited by Nama Editor, Rentang halaman. Tempat: Penerbit, Tahun.

Contoh: Makalah dalam Prosiding yang Diterbitkan

Catatan pertama:

1. Sarah Johnson, "Digital Humanities and Historical Research," inProceedings of the 2023 Digital Humanities Conference, ed. Michael Chen and Lisa Anderson (Cambridge: MIT Press, 2023), 145.

Catatan singkat:

2. Johnson, "Digital Humanities," 147.

Bibliografi:

Johnson, Sarah. "Digital Humanities and Historical Research." InProceedings of the 2023 Digital Humanities Conference, edited by Michael Chen and Lisa Anderson, 145-158. Cambridge: MIT Press, 2023.

Contoh: Prosiding tanpa Editor

Catatan:

3. David Martinez, "Machine Learning in Archival Description," inProceedings of the Society of American Archivists Annual Meeting, August 2024 (Chicago: SAA, 2024), 234.

Bibliografi:

Martinez, David. "Machine Learning in Archival Description." InProceedings of the Society of American Archivists Annual Meeting, August 2024, 234-249. Chicago: SAA, 2024.

Chicago Notes-Bibliography: Makalah Konferensi yang Tidak Diterbitkan

Format Dasar untuk Makalah yang Tidak Diterbitkan

Catatan kaki/catatan akhir:

Nama Depan Nama Belakang, "Judul Makalah" (paper presented at Nama Konferensi, Lokasi, Bulan Tanggal, Tahun).

Entri bibliografi:

Nama Belakang, Nama Depan. "Judul Makalah." Paper presented at Nama Konferensi, Lokasi, Bulan Tanggal, Tahun.

Contoh: Makalah Konferensi yang Tidak Diterbitkan

Catatan:

4. Emily Rodriguez, "Environmental History and Climate Science" (paper presented at the American Historical Association Annual Meeting, San Francisco, CA, January 5, 2024).

Bibliografi:

Rodriguez, Emily. "Environmental History and Climate Science." Paper presented at the American Historical Association Annual Meeting, San Francisco, CA, January 5, 2024.

Contoh: Presentasi Poster

Catatan:

5. Robert Wilson and Angela Brown, "Visual Analysis of Medieval Manuscripts" (poster presented at the Renaissance Society of America Conference, Toronto, ON, March 18, 2024).

Contoh: Makalah Konferensi yang Tersedia Daring

Catatan:

6. Jennifer Lee, "Computational Methods in Literary Analysis" (paper presented at the Modern Language Association Convention, Chicago, IL, January 7, 2023), https://mla.org/papers/2023/lee-computational.

Bibliografi:

Lee, Jennifer. "Computational Methods in Literary Analysis." Paper presented at the Modern Language Association Convention, Chicago, IL, January 7, 2023. https://mla.org/papers/2023/lee-computational.

Chicago Author-Date: Prosiding Konferensi

Format Dasar

Kutipan dalam teks:

(Penulis Tahun, Halaman)

Entri daftar referensi:

Penulis, Nama Depan. Tahun. "Judul Makalah." In Judul Prosiding, edited by Nama Editor, Rentang halaman. Tempat: Penerbit.

Contoh: Makalah dalam Prosiding yang Diterbitkan

Kutipan dalam teks:

(Johnson 2023, 145)

Daftar referensi:

Johnson, Sarah. 2023. "Digital Humanities and Historical Research." In Proceedings of the 2023 Digital Humanities Conference, edited by Michael Chen and Lisa Anderson, 145-158. Cambridge: MIT Press.

Contoh: Makalah Konferensi yang Tidak Diterbitkan

Kutipan dalam teks:

(Rodriguez 2024)

Daftar referensi:

Rodriguez, Emily. 2024. "Environmental History and Climate Science." Paper presented at the American Historical Association Annual Meeting, San Francisco, CA, January 5.

Contoh: Makalah Konferensi dengan DOI

Kutipan dalam teks:

(Martinez 2024)

Daftar referensi:

Martinez, David. 2024. "Machine Learning in Archival Description." In Proceedings of the Society of American Archivists Annual Meeting, August 2024, 234-249. Chicago: SAA. https://doi.org/10.17723/saa.2024.789.

Kapan Menggunakan Setiap Sistem

DisiplinSistem yang Direkomendasikan
SejarahNotes-Bibliography
Sejarah SeniNotes-Bibliography
SastraNotes-Bibliography
Ilmu KomputerAuthor-Date
Ilmu SosialAuthor-Date
Sains AlamAuthor-Date

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

1. Mencampuradukkan Makalah yang Diterbitkan dan Tidak Diterbitkan

Jika sebuah makalah muncul dalam prosiding konferensi yang diterbitkan (buku atau jurnal), kutip seperti bab buku atau artikel. Gunakan format tidak diterbitkan hanya untuk makalah yang dipresentasikan tetapi tidak diterbitkan dalam prosiding.

2. Detail Konferensi yang Hilang

Untuk makalah yang tidak diterbitkan, sertakan nama konferensi lengkap, lokasi spesifik (kota dan negara bagian/negara), dan tanggal yang tepat. Informasi ini membantu menetapkan kapan dan di mana penelitian dipresentasikan.

3. Tanda Baca yang Salah untuk "Paper Presented"

Dalam catatan, gunakan tanda kurung di sekitar detail presentasi: "(paper presented at...)". Dalam entri bibliografi, gunakan titik setelah judul: "Paper presented at..."

4. Menghilangkan Informasi Editor

Prosiding yang diterbitkan sering memiliki editor. Sertakan nama editor bila tersedia, karena ini membantu pembaca menilai proses peninjauan ilmiah prosiding tersebut.

5. Format Nama Konferensi yang Tidak Konsisten

Gunakan nama resmi konferensi. Jika konferensi memiliki nomor urut (misalnya, "45th Annual Meeting"), sertakan itu. Konsistenlah di semua kutipan dari konferensi yang sama.

6. Mengutip Abstrak sebagai Makalah Lengkap

Jika hanya mengutip abstrak konferensi dan bukan makalah lengkap, tentukan hal ini: "Abstract of paper presented at..." Abstrak berisi informasi lebih sedikit daripada makalah lengkap.

Kasus Khusus dan Pertimbangan

Prosiding Konferensi yang Diterbitkan sebagai Edisi Khusus Jurnal

Catatan:

7. Katherine Anderson, "Memory and Narrative in Oral History,"Journal of Digital Humanities 3, special issue: Proceedings of DH2023 (2024): 45-62.

Catatan: kutip sebagai artikel jurnal tetapi tunjukkan bahwa itu berasal dari prosiding konferensi.

Makalah Simposium atau Lokakarya

Catatan:

8. Thomas Wright, "Archival Silence and Historical Interpretation" (paper presented at the Archival Studies Workshop, Yale University, New Haven, CT, October 12, 2023).

Konferensi Virtual atau Daring

Catatan:

9. Maria Santos, "Teaching History in the Digital Age" (paper presented at the World History Association Virtual Conference, online, June 15, 2024), https://wha-conference.org/papers/santos2024.

Catatan: tuliskan "online" sebagai lokasi untuk konferensi virtual.

Presentasi Panel

Catatan:

10. James Baldwin, comment during panel discussion "The Future of Urban History," American Historical Association Annual Meeting, Philadelphia, PA, January 7, 2025.

Pidato Utama atau Pleno

Catatan:

11. Nell Irvin Painter, "Writing History in the Age of Digital Media" (keynote address, Organization of American Historians Annual Meeting, Boston, MA, April 3, 2024).

Menilai Makalah Konferensi sebagai Sumber

Makalah konferensi mewakili penelitian yang sedang berkembang dan mungkin belum melalui peninjauan sejawat yang sama ketatnya dengan artikel jurnal. Prosiding yang diterbitkan dari konferensi selektif (dengan tingkat penerimaan dan proses peninjauan) lebih otoritatif daripada makalah dari konferensi terbuka. Saat menggunakan makalah konferensi yang tidak diterbitkan, pertimbangkan apakah penelitian tersebut kemudian telah diterbitkan dalam jurnal atau buku, yang akan lebih baik untuk dikutip.

Dalam bidang yang berkembang pesat seperti ilmu komputer dan humaniora digital, makalah konferensi dapat menyajikan penelitian terkini yang tersedia. Konferensi besar di bidang ini (seperti konferensi ACM atau IEEE) menerbitkan prosiding yang sangat dihormati dan dianggap setara dengan publikasi jurnal.

Buat Kutipan Chicago untuk Makalah Konferensi

Buat kutipan gaya Chicago yang akurat untuk makalah dan prosiding konferensi dalam format Notes-Bibliography maupun Author-Date. Sempurna bagi peneliti yang mengutip karya ilmiah mutakhir.

Panduan Terkait