APA vs MLA: Gaya Sitasi Mana yang Harus Anda Gunakan?
APA dan MLA adalah dua gaya sitasi paling umum dalam penulisan akademik. Mengetahui kapan menggunakan masing-masing gaya sangat penting untuk pemformatan yang benar. Panduan ini membandingkan APA dan MLA untuk membantu Anda memilih gaya sitasi yang tepat.
Jawaban Cepat: Kapan Menggunakan Masing-Masing Gaya
Gunakan APA untuk:
- ✓ Psikologi
- ✓ Ilmu sosial
- ✓ Pendidikan
- ✓ Bisnis
- ✓ Keperawatan
- ✓ Sains (beberapa bidang)
Gunakan MLA untuk:
- ✓ Sastra
- ✓ Bahasa
- ✓ Seni
- ✓ Humaniora
- ✓ Kajian budaya
- ✓ Filsafat
Perbedaan Utama Antara APA dan MLA
1. Sitasi dalam Teks
| Fitur | APA | MLA |
|---|---|---|
| Format | (Penulis, Tahun) | (Penulis halaman) |
| Contoh | (Smith, 2023) | (Smith 45) |
| Dengan halaman | (Smith, 2023, p. 45) | (Smith 45) |
2. Daftar Referensi vs Works Cited
Daftar Referensi APA:
Smith, J. (2023). Understanding climate change. Oxford University Press.
Works Cited MLA:
Smith, John. Understanding Climate Change. Oxford UP, 2023.
3. Nama Penulis
- APA: Nama belakang, inisial nama depan. Inisial nama tengah. (Smith, J. K.)
- MLA: Nama belakang, nama depan nama tengah. (Smith, John Kenneth)
4. Penempatan Tanggal
- APA: tahun dalam kurung setelah penulis: Smith, J. (2023).
- MLA: tahun di akhir: Smith, John. Judul. Penerbit, 2023.
5. Kapitalisasi Judul
- APA: sentence case untuk judul artikel/buku: Understanding climate change: A comprehensive guide
- MLA: title case untuk semua judul: Understanding Climate Change: A Comprehensive Guide
6. Format Penerbit
- APA: nama penerbit lengkap: Oxford University Press
- MLA: disingkat bila memungkinkan: Oxford UP
Tabel Perbandingan Rinci
| Elemen | APA Edisi ke-7 | MLA Edisi ke-9 |
|---|---|---|
| Nama lengkap | American Psychological Association | Modern Language Association |
| Edisi saat ini | Ke-7 (2020) | Ke-9 (2021) |
| Fokus utama | Penulisan ilmiah, dengan penekanan pada kebaruan penelitian | Penulisan sastra dan humaniora |
| Format halaman | Margin 1 inci, spasi ganda, font 12pt | Margin 1 inci, spasi ganda, font 12pt |
| Header | Header berjalan dengan nomor halaman (makalah mahasiswa: hanya nomor) | Nama belakang dan nomor halaman |
| Abstrak | Diwajibkan (150-250 kata) | Tidak diwajibkan |
| Heading | 5 tingkat heading | Tidak ditentukan (sesuai kebijakan penulis) |
Contoh: Sumber yang Sama dalam Kedua Gaya
Artikel Jurnal
Gaya APA:
Johnson, M., & Williams, S. (2024). The impact of social media on adolescent mental health. Journal of Youth Psychology, 42(3), 234-256. https://doi.org/10.1000/jyp.2024.12345
Dalam teks:
(Johnson & Williams, 2024)
Gaya MLA:
Johnson, Maria, and Sarah Williams. "The Impact of Social Media on Adolescent Mental Health." Journal of Youth Psychology, vol. 42, no. 3, 2024, pp. 234-256, doi:10.1000/jyp.2024.12345.
Dalam teks:
(Johnson and Williams 240)
Cara Memutuskan Gaya Mana yang Digunakan
Periksa Persyaratan Tugas Anda
Dosen atau jurnal Anda biasanya menentukan gaya sitasi mana yang harus digunakan. Selalu ikuti pedoman mereka.
Pertimbangkan Disiplin Ilmu Anda
- APA adalah standar di ilmu sosial karena menekankan tanggal publikasi, yang membantu pembaca menilai kebaruan dan relevansi penelitian.
- MLA adalah standar di humaniora karena menekankan kepenulisan dan karya tulis itu sendiri, yang mendasar bagi analisis sastra.
Jika Ragu
Tanyakan kepada dosen Anda atau periksa panduan gaya jurusan Anda. Sebagian besar program akademik memiliki gaya sitasi yang lebih disukai.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
- Jangan mencampur gaya: gunakan APA atau MLA di seluruh makalah Anda, bukan keduanya.
- Jangan gunakan edisi yang usang: gunakan APA edisi ke-7 (bukan ke-6) dan MLA edisi ke-9 (bukan ke-8 atau ke-7).
- Jangan lupakan daftar referensi/works cited: setiap sitasi dalam teks harus memiliki entri yang sesuai.
- Jangan abaikan aturan pemformatan: ikuti aturan tanda baca dan kapitalisasi spesifik masing-masing gaya.
- Penggunaan ampersand yang salah: APA menggunakan & dalam referensi dan sitasi; MLA menuliskan "and" secara lengkap
- Singkatan halaman yang salah: APA menggunakan "p." dan "pp."; MLA hanya menggunakan angka
Keunggulan Masing-Masing Gaya
Keunggulan APA:
- Kebaruan penelitian terlihat: tahun pada setiap sitasi membantu pembaca menilai relevansi
- Struktur terstandardisasi: aturan yang sangat spesifik membuat pemformatan dapat diprediksi
- Dikenal luas: digunakan di banyak disiplin ilmu di luar psikologi
- Sumber daring yang lengkap: panduan dan contoh yang ekstensif tersedia
Keunggulan MLA:
- Sitasi halaman lebih sederhana: tidak perlu "p." atau koma, cukup (Penulis halaman)
- Sistem kontainer fleksibel: pendekatan kontainer MLA 9 menangani sumber digital yang kompleks dengan baik
- Nama penulis lengkap: nama lengkap dalam works cited memberikan atribusi yang lebih lengkap
- Lebih mudah bagi pemula: banyak mahasiswa merasa MLA lebih intuitif untuk dipelajari
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Bisakah saya menggunakan MLA jika dosen saya bilang "gaya apa saja"?
- Ya, tetapi klarifikasi dulu. "Gaya apa saja" biasanya berarti gaya akademik utama mana pun (APA, MLA, Chicago), tetapi pastikan ekspektasi dosen Anda.
- Gaya mana yang lebih umum di perguruan tinggi?
- Tergantung jurusan Anda. Mata kuliah humaniora sebagian besar menggunakan MLA, sementara mata kuliah ilmu sosial menggunakan APA. Sebagian besar mahasiswa mempelajari keduanya selama masa kuliah.
- Apakah saya perlu membeli manual gaya?
- Tidak selalu perlu. Sumber daring (Purdue OWL, situs web resmi gaya) menawarkan panduan yang ekstensif. Pertimbangkan membelinya jika Anda akan sering menggunakan gaya tersebut untuk tesis atau penulisan profesional.
- Bisakah pembuat sitasi dipercaya?
- Gunakan dengan hati-hati. Alat ini berguna sebagai titik awal, tetapi selalu verifikasi dengan pedoman resmi. Kesalahan dalam sitasi yang dihasilkan cukup umum, terutama untuk sumber yang tidak biasa.
- Bagaimana jika saya menulis tentang psikologi untuk kelas bahasa Inggris?
- Gunakan gaya sitasi yang ditentukan dosen Anda, bukan gaya disiplin ilmu dari topik Anda. Kelas bahasa Inggris biasanya mewajibkan MLA terlepas dari topiknya.
- Apakah APA dan MLA satu-satunya gaya sitasi?
- Tidak. Ada Chicago, Harvard, IEEE, Vancouver, dan banyak gaya lainnya. APA dan MLA hanyalah yang paling umum dalam pendidikan sarjana.
Buat Sitasi dalam APA atau MLA
Gunakan pembuat sitasi gratis kami untuk membuat sitasi APA atau MLA yang sempurna secara otomatis. Pilih gaya yang Anda butuhkan dan dapatkan sitasi yang akurat dalam hitungan detik.
Panduan Terkait
- APA vs Chicago: Perbedaan Utama dan Kapan Menggunakan Masing-Masing
- MLA vs Chicago: Memilih Gaya yang Tepat untuk Humaniora
- Kapan Menggunakan Gaya APA: Panduan Lengkap untuk Mahasiswa
- Gaya Sitasi Berdasarkan Disiplin Ilmu: Panduan Lengkap
- Cara Menyitasi Situs Web dalam Format APA
- Cara Menyitasi Buku dalam Format MLA