Cara Mengutip Artikel Jurnal dalam Format MLA [2026 Guide]
Artikel jurnal adalah sumber fondasional dalam penelitian akademik. Panduan komprehensif ini menjelaskan cara mengutip artikel jurnal cetak maupun digital menggunakan format MLA edisi ke-9, termasuk artikel dari basis data daring, jurnal akses terbuka, dan publikasi cetak tradisional.
Memahami Kutipan Jurnal dalam Gaya MLA
Jurnal akademik adalah terbitan berkala ilmiah yang menerbitkan artikel penelitian yang ditinjau sejawat. Dalam format MLA, jurnal berfungsi sebagai kontainer untuk artikel, mirip dengan cara situs web berisi halaman web. Judul jurnal dicetak miring, sementara judul artikel muncul dalam tanda kutip.
MLA edisi ke-9 memperlakukan artikel jurnal cetak dan daring secara serupa, dengan sedikit perbedaan berdasarkan cara Anda mengakses artikel tersebut. Pendekatan terpadu ini mencerminkan kenyataan bahwa sebagian besar penelitian akademik saat ini dilakukan melalui basis data daring, bahkan untuk artikel yang awalnya diterbitkan secara cetak.
Format Dasar untuk Kutipan Artikel Jurnal
Format standar untuk kutipan artikel jurnal mencakup elemen-elemen berikut:
Nama Belakang Penulis, Nama Depan. "Judul Artikel." Judul Jurnal, vol. nomor, no. nomor, Tahun, halaman. DOI or URL.
Elemen Inti Kutipan Jurnal
Artikel jurnal biasanya menyertakan elemen inti MLA berikut:
- Penulis: Peneliti yang menulis artikel tersebut
- Judul Artikel: Dalam tanda kutip, menggunakan huruf kapital gaya judul
- Judul Jurnal: Nama kontainer yang dicetak miring
- Nomor Volume: Didahului dengan "vol."
- Nomor Edisi: Didahului dengan "no."
- Tahun Penerbitan: Hanya tahun untuk jurnal
- Rentang Halaman: Menggunakan tanda hubung (misalnya, 45-67)
- DOI atau URL: Pengenal objek digital atau tautan stabil
Petunjuk Kutipan Langkah demi Langkah
Langkah 1: Identifikasi Penulis
Cantumkan nama penulis dalam format Nama Belakang, Nama Depan. Untuk beberapa penulis, cantumkan penulis pertama dengan cara ini, kemudian yang lain dalam urutan Nama Depan Nama Belakang.
Penulis tunggal:
Martinez, Elena. "Neuroplasticity and Language Acquisition." Cognitive Science Review, vol. 42, no. 3, 2025, pp. 234-256. doi:10.1234/csr.2025.42.3.234.
Dua penulis:
Chen, Wei, and Sarah Thompson. "Quantum Entanglement in Computing Systems." Physics Today, vol. 78, no. 1, 2025, pp. 12-28. doi:10.1063/pt.2025.78.1.12.
Tiga penulis atau lebih:
Johnson, Michael, et al. "Climate Modeling and Future Predictions." Environmental Science Quarterly, vol. 15, no. 4, 2024, pp. 401-425. doi:10.1111/esq.2024.15.4.401.
Langkah 2: Format Judul Artikel
Tempatkan judul artikel dalam tanda kutip menggunakan huruf kapital gaya judul. Kapitalkan kata pertama, kata terakhir, dan semua kata utama. Sertakan subjudul apa pun setelah titik dua.
"The Impact of Social Media on Adolescent Development: A Longitudinal Study"
Langkah 3: Sertakan Judul Jurnal
Miringkan judul jurnal dalam huruf kapital gaya judul. Hilangkan kata sandang pengantar apa pun (The, A, An).
Langkah 4: Tambahkan Nomor Volume dan Edisi
Sertakan nomor volume yang didahului dengan "vol." dan nomor edisi yang didahului dengan "no.". Sebagian besar jurnal akademik menggunakan keduanya, meskipun beberapa hanya memiliki nomor volume.
vol. 42, no. 3
Langkah 5: Sertakan Tahun Penerbitan dan Halaman
Tambahkan tahun penerbitan diikuti dengan rentang halaman. Gunakan "pp." sebelum nomor halaman dan pisahkan rentang dengan tanda hubung. Hilangkan nomor halaman jika artikel tidak memiliki penomoran halaman (umum untuk jurnal khusus daring).
2025, pp. 234-256
Langkah 6: Tambahkan DOI atau URL
Sertakan DOI (Digital Object Identifier) bila tersedia, karena ini merupakan penunjuk lokasi paling stabil untuk artikel digital. Format sebagai "doi:" diikuti dengan pengenal tanpa "https://doi.org/". Jika tidak ada DOI, gunakan URL yang stabil.
doi:10.1234/journal.2025.42.234
Artikel Jurnal Cetak vs. Digital
Artikel Jurnal Cetak
Untuk artikel yang dibaca dalam format cetak, hilangkan DOI atau URL tetapi sertakan semua elemen lainnya:
Rodriguez, Carmen. "Urban Planning and Green Spaces." City Development Journal, vol. 29, no. 2, 2025, pp. 145-162.
Artikel Jurnal Digital dengan DOI
Anderson, James. "Artificial Intelligence Ethics." Technology and Society, vol. 18, no. 4, 2025, pp. 89-107. doi:10.1080/tech.2025.18.4.89.
Artikel Digital tanpa DOI
Kim, Su-Jin. "Traditional Medicine in Modern Healthcare." Asian Medical Review, vol. 33, no. 1, 2024, pp. 22-45. www.asianmedreview.org/articles/vol33-1-kim.
Artikel dari Basis Data Daring
Saat mengakses artikel melalui basis data perpustakaan seperti JSTOR, ProQuest, atau EBSCOhost, Anda tidak perlu menyertakan nama basis data jika Anda menyertakan DOI. DOI lebih disukai karena memberikan akses langsung ke artikel terlepas dari basis data yang digunakan.
Williams, Robert, and Linda Chang. "Economic Impacts of Climate Policy." Journal of Economic Perspectives, vol. 39, no. 2, 2025, pp. 78-104. doi:10.1257/jep.39.2.78.
Kutipan dalam Teks untuk Artikel Jurnal
Kutipan dalam Teks Standar
Sertakan nama belakang penulis dan nomor halaman dalam tanda kurung:
Recent studies show significant correlations between variables (Martinez 245).
Beberapa Penulis
The research demonstrates innovative approaches to quantum computing (Chen and Thompson 18).
Tiga Penulis atau Lebih
Climate models predict significant changes in the next decade (Johnson et al. 412).
Penulis Disebutkan dalam Kalimat
Martinez argues that neuroplasticity plays a crucial role in language acquisition (245).
Tanpa Nomor Halaman (Artikel Daring)
Open access journals have transformed academic publishing (Anderson).
Kasus Khusus dan Variasi
Artikel dengan Subjudul
Brown, David. "Education Reform: Challenges and Opportunities in the Digital Age."Educational Research Quarterly, vol. 51, no. 3, 2025, pp. 201-229. doi:10.3102/erq.2025.51.3.201.
Jurnal Khusus Daring (Tanpa Nomor Halaman)
Garcia, Maria. "Digital Humanities and Text Analysis." Digital Scholarship Review, vol. 7, no. 2, 2025. doi:10.1234/dsr.2025.7.2.garcia.
Jurnal Hanya dengan Nomor Volume
Taylor, Jennifer. "Archaeological Discoveries in Peru." Ancient Civilizations, vol. 44, 2024, pp. 312-345. doi:10.1111/anciv.2024.44.312.
Pracetak atau Naskah yang Diterima
Lee, Christopher. "Machine Learning Applications in Medicine." Medical AI Journal, accepted manuscript, 2025. doi:10.1234/mai.2025.advance.lee.
Artikel Edisi Khusus
Patel, Rajesh. "Sustainable Agriculture Practices." Agricultural Science, special issue on Climate Adaptation, vol. 25, no. 4, 2025, pp. 67-89. doi:10.1234/agsci.2025.25.4.67.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
1. Menyertakan Nama Basis Data secara Tidak Perlu
Jangan sertakan nama basis data (JSTOR, ProQuest, dan sebagainya) jika Anda memiliki DOI. DOI memberikan akses permanen ke artikel terlepas dari basis data mana yang digunakan untuk menemukannya.
2. Pemformatan DOI yang Salah
Gunakan "doi:" diikuti dengan pengenal, bukan URL lengkap "https://doi.org/10.1234/example". MLA lebih menyukai format yang ringkas.
3. Lupa Nomor Volume dan Edisi
Baik nomor volume maupun edisi penting untuk menemukan artikel jurnal. Jangan hilangkan meskipun Anda menyertakan DOI.
4. Tanda Baca yang Salah Antar Elemen
Gunakan koma di antara sebagian besar elemen, tetapi gunakan titik setelah judul artikel (sebelum judul jurnal). Perhatikan tanda baca: vol. 42, no. 3, bukan vol 42 no 3.
5. Format Penulis yang Salah dengan Beberapa Penulis
Hanya balik nama penulis pertama. Untuk dua penulis, gunakan "Nama Belakang, Nama Depan, and Nama Depan Nama Belakang." Untuk tiga atau lebih, gunakan "Nama Belakang, Nama Depan, et al."
6. Menghilangkan Nomor Halaman untuk Artikel Cetak
Selalu sertakan nomor halaman (pp. 123-145) untuk artikel cetak dan artikel daring yang menggunakan penomoran halaman tradisional. Hanya hilangkan untuk jurnal khusus daring tanpa nomor halaman.
7. Menggunakan Nomor Artikel, Bukan Halaman
Beberapa jurnal daring menggunakan nomor artikel (Article 12345) alih-alih nomor halaman. Dalam kasus ini, sertakan nomor artikel: "Article 12345" atau "Art. 12345".
8. Pemformatan Nomor Edisi yang Salah
Selalu gunakan "no." sebelum nomor edisi, bukan "#" atau "issue". Format yang benar: "no. 3" bukan "#3" atau "issue 3".
Menemukan Informasi Kutipan
Menemukan semua elemen kutipan yang diperlukan untuk artikel jurnal:
- Halaman judul: Biasanya berisi nama penulis, judul artikel, dan terkadang DOI
- Header/Footer: Sering menampilkan judul jurnal, volume, edisi, dan nomor halaman
- Halaman pertama: Biasanya menampilkan informasi kutipan lengkap termasuk DOI
- Catatan basis data: Berisi detail kutipan lengkap saat mengakses melalui basis data perpustakaan
- Situs web jurnal: Halaman utama artikel menampilkan semua metadata publikasi
Mengapa Akurasi Kutipan Jurnal Penting
Kutipan jurnal yang akurat sangat penting dalam penulisan akademik. Ini memungkinkan pembaca menemukan artikel persis yang Anda rujuk, memungkinkan verifikasi klaim penelitian Anda, dan memberikan kredit yang tepat kepada peneliti. Dalam konteks akademik, format kutipan yang benar menunjukkan kompetensi ilmiah dan perhatian terhadap detail Anda.
Artikel jurnal mewakili penelitian yang ditinjau sejawat, menjadikannya salah satu sumber paling andal dalam penulisan akademik. Mengutipnya dengan benar menunjukkan penghormatan terhadap proses ilmiah dan membantu pembaca menilai kualitas dan relevansi sumber Anda.
Memahami DOI
Digital Object Identifier (DOI) adalah pengenal permanen untuk artikel ilmiah. Berbeda dari URL, yang dapat berubah jika jurnal pindah ke platform baru, DOI tetap konstan. Ini menjadikannya elemen lokasi yang lebih disukai untuk artikel digital. Sebagian besar jurnal akademik menetapkan DOI untuk semua artikel yang diterbitkan, dan ini biasanya ditampilkan secara mencolok pada halaman artikel atau dalam PDF.
Buat Kutipan Jurnal yang Sempurna
Meskipun memahami format kutipan jurnal penting, membuat kutipan yang diformat dengan tepat bisa memakan waktu. Generator kutipan kami menangani detailnya untuk Anda, memastikan akurasi dan konsistensi di semua sumber Anda.
Siap mengutip artikel jurnal dengan mudah?
Gunakan generator kutipan MLA gratis kami untuk memformat artikel jurnal dan sumber akademik lainnya secara otomatis.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apakah saya selalu memerlukan nomor volume dan edisi?
- Sertakan keduanya bila tersedia. Beberapa jurnal hanya menggunakan nomor volume, dalam hal ini Anda hanya menyertakan itu. Periksa informasi kutipan jurnal itu sendiri.
- Bagaimana jika saya tidak dapat menemukan DOI?
- Gunakan URL yang stabil sebagai gantinya. Untuk artikel yang lebih lama atau jurnal tertentu, DOI mungkin tidak ada. URL situs web jurnal untuk artikel tersebut dapat diterima.
- Haruskah saya menyertakan bulan penerbitan?
- Untuk jurnal akademik, sertakan hanya tahunnya. Bulan digunakan untuk majalah dan surat kabar, bukan jurnal ilmiah.
- Bagaimana cara mengutip artikel yang saya akses melalui basis data?
- Sertakan DOI jika tersedia. Anda tidak perlu menyebutkan nama basis data. Jika tidak ada DOI, Anda dapat menyertakan URL basis data, meskipun URL jurnal langsung lebih disukai.
Kesimpulan
Menguasai kutipan artikel jurnal dalam format MLA penting untuk keberhasilan akademik. Dengan memahami elemen inti—penulis, judul artikel, judul jurnal, volume, edisi, tahun, halaman, dan DOI—Anda dapat dengan percaya diri mengutip artikel jurnal apa pun yang Anda temui dalam penelitian Anda. Ingatlah bahwa konsistensi dan perhatian terhadap detail adalah kuncinya, dan jangan ragu untuk menggunakan alat kutipan untuk memastikan akurasi dalam karya Anda.