Lompat ke konten
← Kembali ke panduan

Cara Menemukan DOI (Digital Object Identifier)

DOI (Digital Object Identifier) adalah tautan permanen ke sumber ilmiah. Mempelajari cara menemukan dan menggunakan DOI sangat penting untuk membuat sitasi akademik yang akurat. Panduan ini menunjukkan persis di mana harus mencari.

Apa itu DOI?

DOI adalah rangkaian alfanumerik unik yang diberikan kepada artikel ilmiah, buku, dan hasil riset lainnya. Bentuknya seperti ini:

10.1000/journal.2024.12345

DOI bersifat permanen — meskipun sebuah jurnal mengganti situs webnya atau artikel berpindah ke URL baru, DOI akan selalu mengarah ke sumber yang benar.

Mengapa DOI Penting?

  • Permanensi: Tidak seperti URL, DOI tidak rusak atau berubah seiring waktu
  • Kredibilitas: DOI menandakan publikasi yang ditelaah sejawat dan profesional
  • Diwajibkan oleh gaya sitasi: APA, MLA, Chicago, dan sebagian besar gaya akademik lebih memilih DOI jika tersedia
  • Verifikasi mudah: Pembaca dapat dengan cepat menemukan sumber Anda

Di Mana Menemukan DOI

1. Di Halaman Artikel atau Buku

Tempat paling umum untuk menemukan DOI adalah di halaman pertama artikel atau buku, biasanya dekat judul atau informasi hak cipta. Periksa:

  • Header atau footer halaman pertama
  • Dekat abstrak
  • Di bagian hak cipta
  • Di halaman artikel pada situs web jurnal

Label umum:

  • • DOI: 10.1000/journal.2024.12345
  • • doi:10.1000/journal.2024.12345
  • • https://doi.org/10.1000/journal.2024.12345

2. Cari di Crossref

Crossref adalah lembaga registrasi DOI resmi untuk konten ilmiah. Gunakan alat pencarian mereka jika Anda tidak dapat menemukan DOI pada sumbernya:

  1. Buka crossref.org
  2. Masukkan judul artikel, penulis, atau nama jurnal
  3. Temukan sumber Anda di antara hasil pencarian
  4. Salin DOI-nya (akan diawali dengan "10.")

3. Google Scholar

Google Scholar sering menampilkan DOI di hasil pencarian:

  1. Cari artikel Anda di Google Scholar
  2. Periksa DOI dalam informasi sitasi
  3. Atau klik artikel tersebut dan periksa halaman penerbit

4. Situs Web Jurnal atau Penerbit

Jika Anda mengakses artikel melalui basis data seperti JSTOR, PubMed, atau ScienceDirect:

  • Periksa halaman detail artikel
  • Cari di bagian "About this article" atau "Cite this"
  • DOI biasanya tercantum bersama informasi publikasi lainnya

Format DOI

DOI dapat muncul dalam beberapa format:

FormatContoh
Format numerik10.1000/journal.2024.12345
Dengan prefiks doi:doi:10.1000/journal.2024.12345
Sebagai URLhttps://doi.org/10.1000/journal.2024.12345
Format lamahttp://dx.doi.org/10.1000/journal.2024.12345

Semua format ini berfungsi — semuanya mengarah ke sumber yang sama. Sebagian besar gaya sitasi lebih memilih format numerik (10.1000/...) atau format https://.

Menggunakan DOI dalam Sitasi

Gaya APA

Smith, J. (2024). Article title. Journal Name, 42(3), 234-256. https://doi.org/10.1000/journal.2024.12345

Gaya MLA

Smith, John. "Article Title." Journal Name, vol. 42, no. 3, 2024, pp. 234-256, doi:10.1000/journal.2024.12345.

Gaya Chicago

Smith, John. "Article Title." Journal Name 42, no. 3 (2024): 234-56. https://doi.org/10.1000/journal.2024.12345.

Bagaimana Jika Tidak Ada DOI?

Tidak semua sumber memiliki DOI. Berikut yang harus dilakukan:

  • Untuk artikel jurnal tanpa DOI: Cantumkan URL beranda jurnal atau nama basis data
  • Untuk buku tanpa DOI: Gunakan ISBN jika tersedia
  • Untuk situs web: Gunakan URL lengkap
  • Untuk publikasi lama: DOI belum banyak digunakan sebelum tahun 2000-an, sehingga sumber lama sering tidak memilikinya

Menguji DOI

Untuk memverifikasi bahwa DOI berfungsi dengan benar:

  1. Buka https://doi.org
  2. Masukkan DOI di kotak pencarian (sertakan atau hilangkan prefiks "doi:")
  3. Klik "Go" — Anda akan diarahkan ke halaman penerbit artikel tersebut

Jika tidak berfungsi, periksa kembali DOI untuk kesalahan ketik. DOI bersifat sensitif terhadap huruf besar/kecil dan harus dimasukkan persis seperti yang diterbitkan.

Pertanyaan Umum

Apakah DOI sensitif terhadap huruf besar/kecil?
Secara teknis DOI tidak sensitif terhadap huruf besar/kecil, tetapi praktik terbaiknya adalah menyalinnya persis seperti yang tercantum untuk menghindari kesalahan.
Bisakah saya membuat DOI?
Hanya penerbit dan lembaga registrasi konten yang dapat memberikan DOI. Penulis perorangan tidak dapat membuat DOI untuk karya mereka.
Apakah situs web memiliki DOI?
Sebagian besar situs web tidak memiliki DOI. DOI terutama digunakan untuk publikasi ilmiah seperti artikel jurnal, makalah konferensi, dan buku akademik.

Sitasi Sumber dengan DOI Secara Otomatis

Menemukan DOI? Gunakan pembuat sitasi kami untuk membuat sitasi dengan format yang tepat secara instan. Cukup tempel DOI-nya dan pilih gaya sitasi Anda.

Panduan Terkait