Cara menyitasi Al-Qur'an dengan gaya Chicago (Edisi ke-18)
Pelajari cara menyitasi Al-Qur'an, dalam bahasa Arab maupun terjemahan dengan format Chicago (Edisi ke-18). Panduan ini mencakup format daftar pustaka, contoh sitasi dalam teks, dan aturan format penting.
Format Daftar Pustaka Chicago
Berikut format Chicago standar untuk menyitasi Al-Qur'an pada daftar pustaka Anda:
Cite in a note, not the bibliography: 1. Qur’an Surah:Verse, trans. Translator Name (Publisher, Year).
Contoh Chicago untuk Al-Qur'an
Dalam Chicago, Al-Qur'an tidak dicantumkan di daftar pustaka — sumber ini hanya disitasi dalam catatan. Berikut catatan tersebut, ditulis secara manual dan diperiksa berdasarkan pedoman resmi Chicago:
1. Qur’an 2:255, trans. M. A. S. Abdel Haleem (Oxford University Press, 2008).
Sitasi dalam teks Chicago
Gunakan salah satu format berikut saat merujuk sumber ini dalam tulisan Anda:
Parentetik
Footnote: 1. Qur’an 2:255, trans. M. A. S. Abdel Haleem (Oxford University Press, 2008).
Naratif
Shortened note: 2. Qur’an 24:35.
Aturan format penting Chicago
- Chicago 18 cites sacred texts in notes or in parenthetical references in the text and normally leaves them out of the bibliography.
- References to the Qur’an follow the form of Bible references: surah and verse separated by a colon, never a page number.
- Identify the translation in the first note; later notes can give the surah and verse alone.
- Do not italicize Qur’an in notes or running text.
Panduan langkah demi langkah
- Kumpulkan informasi sumber: Kumpulkan nama penulis, judul, tanggal publikasi, dan URL atau DOI untuk Al-Qur'an Anda.
- Format rujukannya: Susun elemen-elemennya mengikuti templat Chicago (Edisi ke-18) yang ditampilkan di atas.
- Buat sitasi dalam teks: Tambahkan sitasi parentetik atau naratif dalam tulisan Anda di tempat Anda merujuk sumber ini.
- Tambahkan ke daftar pustaka Anda: Sertakan sitasi lengkap yang sudah diformat di akhir tulisan Anda.
- Periksa kembali formatnya: Pastikan huruf miring, tanda baca, kapitalisasi, dan indentasi gantung sudah sesuai dengan ketentuan Chicago.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Bagaimana cara menyitasi Al-Qur'an dengan gaya Chicago?
- Untuk menyitasi Al-Qur'an dengan gaya Chicago (Edisi ke-18), cantumkan penulis, judul, tanggal, dan lokasi sumber. Gunakan pembuat sitasi gratis kami untuk pemformatan otomatis.
- Apa format Chicago untuk sitasi Al-Qur'an?
- Format Chicago untuk Al-Qur'an adalah: Cite in a note, not the bibliography: 1. Qur’an Surah:Verse, trans. Translator Name (Publisher, Year).
- Seperti apa sitasi dalam teks untuk Al-Qur'an dengan gaya Chicago?
- Dengan gaya Chicago, sitasi dalam teks untuk contoh di atas adalah Footnote: 1. Qur’an 2:255, trans. M. A. S. Abdel Haleem (Oxford University Press, 2008).
Buat sitasi ini secara otomatis
Lewati pemformatan manual. Tempel DOI, URL, atau ISBN ke CitationEasy dan dapatkan sitasi Chicago yang terformat sempurna dalam hitungan detik.
Sitasi dengan Chicago sekarang →Buat sitasi ini
Tempel URL, DOI, ISBN, atau detail sumber dan dapatkan sitasi Chicago yang siap pakai untuk Al-Qur'an.
Buka Generator Sitasi Alkitab & Teks Keagamaan →Studio daftar pustaka
Sitasi yang tersimpan membentuk bibliografi lengkap di Studio