Cara Memformat Referensi ASA
referensi adalah salah satu bagian terpenting dari makalah akademik mana pun yang diformat dengan gaya ASA (Edisi ke-7). Bagian ini memberi pembaca detail lengkap setiap sumber yang Anda sitasi, sehingga mereka dapat menemukan dan memverifikasi referensi Anda. Memformat dengan benar sangat penting untuk kredibilitas akademik. Panduan ini mencakup aturan yang tepat, menunjukkan contoh nyata, dan menyoroti kesalahan paling umum yang dibuat mahasiswa.
Aturan Format
Ikuti aturan berikut saat membuat referensi ASA Anda:
1.Beri judul halaman "References" (rata tengah) di bagian atas
2.Mulai di halaman baru setelah isi makalah
3.Gunakan indentasi gantung untuk setiap entri
4.Gunakan spasi ganda untuk semua entri
5.Urutkan alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama
6.Tahun terbit langsung mengikuti nama penulis, sebelum judul
7.Gunakan titik dua sebelum nomor halaman dalam sitasi dalam teks (Smith 2024:15), bukan 'p.'
Contoh Referensi
Berikut tampilan referensi ASA dengan entri untuk berbagai jenis sumber:
Buku
Smith, Jane D. 2024. The Art of Research. London: Academic Press.
Artikel Jurnal
Lee, Alex B. and Chris Park. 2024. "Modern Citation Practices." Journal of Academic Writing 15(2):45–67.
Situs Web
World Health Organization. 2024. "Global Health Statistics." Retrieved March 20, 2024 (https://www.who.int/statistics).
Bab Buku
Jones, Maria. 2024. "Research Methods in Sociology." Pp. 55–80 in Handbook of Sociological Research, edited by S. Brown. New York: University Press.
Artikel Surat Kabar
Garcia, Carlos. 2024. "New Trends in Academic Citation." New York Times, March 15, p. A1.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Berikut lima kesalahan format paling umum yang dibuat mahasiswa saat menyusun referensi ASA:
- Indentasi gantung yang hilang atau salah: baris pertama setiap entri harus rata kiri, dan semua baris berikutnya diberi indentasi 1,27 cm (0,5 inci). Gunakan pengaturan paragraf pada pengolah kata Anda, bukan menekan tombol Tab.
- Urutan abjad yang salah: entri harus disusun menurut aturan ASA. Abaikan kata sandang seperti "A," "An," dan "The" saat mengurutkan menurut abjad. Untuk gaya bernomor, daftar entri sesuai urutan kemunculan pertamanya dalam teks.
- Spasi yang tidak konsisten: periksa kembali spasi baris di seluruh referensi. Mencampur spasi tunggal dan ganda adalah kesalahan umum yang mudah terlewat.
- Penggunaan huruf miring yang salah: cetak miring judul karya mandiri seperti buku dan jurnal, tetapi jangan cetak miring judul artikel atau bab. Periksa pedoman ASA untuk mengetahui elemen mana saja yang harus dicetak miring.
- DOI dan URL yang hilang atau rusak: selalu sertakan DOI jika tersedia, diformat sebagai tautan yang dapat diklik. Uji setiap URL sebelum menyerahkan makalah Anda untuk memastikan tautan tersebut mengarah ke sumber yang benar.
Buat Referensi Anda Secara Otomatis
Lewati pemformatan manual. Tempel DOI, URL, atau ISBN ke CitationEasy dan dapatkan sitasi ASA yang terformat sempurna dalam hitungan detik, siap untuk referensi Anda.
Sitasi dengan ASA Sekarang →Panduan ASA Terkait
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa itu Referensi ASA?
- Referensi ASA adalah bagian di akhir makalah Anda yang mencantumkan semua sumber yang Anda sitasi dalam teks, diformat sesuai pedoman ASA 7th Edition (Edisi ke-7). Bagian ini memungkinkan pembaca menemukan dan memverifikasi setiap sumber yang Anda rujuk.
- Bagaimana cara memformat referensi ASA?
- Mulai di halaman baru, beri judul "Referensi," dan cantumkan semua sumber yang Anda sitasi dalam makalah. Ikuti aturan ASA yang spesifik untuk indentasi gantung, spasi, urutan abjad atau nomor, dan huruf miring.
- Apa perbedaan antara referensi dan bibliografi?
- referensi hanya mencakup sumber yang langsung Anda sitasi dalam makalah, sedangkan bibliografi juga dapat mencakup sumber yang Anda pelajari tetapi tidak disitasi. Dalam ASA (Edisi ke-7), daftar di akhir makalah disebut "Referensi."