Lompat ke konten
← Semua panduan sitasi

Cara menyitasi a Blog Post dengan gaya Bluebook (21st edition)

Pelajari cara menyitasi blog posts and online opinion pieces dengan format Bluebook (21st edition). Panduan ini mencakup format daftar pustaka, contoh sitasi dalam teks, dan aturan format penting.

Format Daftar Pustaka Bluebook

Berikut format Bluebook standar untuk menyitasi a blog post pada daftar pustaka Anda:

Contoh Bluebook untuk a Blog Post

Bluebook tidak memberi a blog post entri di daftar pustaka — sumber ini hanya disitasi dalam catatan. Berikut catatan tersebut, diformat menggunakan definisi gaya CSL Bluebook resmi:

Jordan Bell, Why I Stopped Using Footnotes, Writing in Public (Jun. 21, 2024), https://www.example.org/blog/footnotes.

Panduan langkah demi langkah

  1. Kumpulkan informasi sumber: Kumpulkan nama penulis, judul, tanggal publikasi, dan URL atau DOI untuk blog post Anda.
  2. Format rujukannya: Susun elemen-elemennya mengikuti templat Bluebook (21st edition) yang ditampilkan di atas.
  3. Buat sitasi dalam teks: Tambahkan sitasi parentetik atau naratif dalam tulisan Anda di tempat Anda merujuk sumber ini.
  4. Tambahkan ke daftar pustaka Anda: Sertakan sitasi lengkap yang sudah diformat di akhir tulisan Anda.
  5. Periksa kembali formatnya: Pastikan huruf miring, tanda baca, kapitalisasi, dan indentasi gantung sudah sesuai dengan ketentuan Bluebook.

Buat sitasi ini secara otomatis

Lewati pemformatan manual. Tempel DOI, URL, atau ISBN ke CitationEasy dan dapatkan sitasi Bluebook yang terformat sempurna dalam hitungan detik.

Sitasi dengan Bluebook sekarang →

Sitasi a Blog Post dengan gaya lain

Sitasi sumber lain dengan Bluebook

Sumber daya lainnya